Wartaregional.com | Pamulang, Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan generasi muda, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Strategi Praktis Pengelolaan Keuangan dan Investasi bagi Siswa SMK” di SMK Sasmita Jaya 2. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi dan investasi sebagai bekal menghadapi kehidupan mandiri serta dunia kerja.
Perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan akses terhadap berbagai layanan keuangan dan investasi. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Berdasarkan hasil observasi, masih banyak siswa yang belum mampu menyusun perencanaan keuangan sederhana, mengelola uang saku secara efektif, serta membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, pengetahuan mengenai investasi masih terbatas dan sering dipengaruhi oleh informasi yang belum tentu valid dari media sosial.
Melalui kegiatan edukasi ini, para siswa diberikan materi mengenai penyusunan anggaran keuangan pribadi, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pentingnya dana darurat, budaya menabung, serta pengenalan instrumen investasi yang aman bagi pemula. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, simulasi perencanaan keuangan, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memahami konsep keuangan secara praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Tim PKM, Ardi Satya Nugraha, menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda sejak dini.
“Di era digital seperti sekarang, siswa perlu memahami cara mengelola keuangan dengan baik agar tidak terjebak perilaku konsumtif dan mampu merencanakan masa depan finansial secara lebih bijak. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai pengelolaan keuangan serta investasi yang aman,” ujarnya.
Sementara itu, Debry Istana menjelaskan bahwa pemahaman mengenai investasi perlu diberikan sejak usia sekolah agar siswa memiliki wawasan yang benar mengenai pengembangan aset dan pengelolaan risiko.
“Banyak informasi investasi yang beredar di media sosial belum tentu benar. Karena itu, kami memberikan pemahaman mengenai investasi yang legal, aman, serta sesuai bagi pemula agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh tawaran investasi yang merugikan,” jelasnya.
Di sisi lain, Eka Pitriyasari menambahkan bahwa kebiasaan mengatur keuangan sejak remaja akan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka di masa depan.
“Kami berharap para siswa dapat mulai menerapkan kebiasaan sederhana seperti membuat anggaran, menabung secara rutin, dan membedakan kebutuhan dengan keinginan. Langkah-langkah kecil tersebut dapat menjadi fondasi untuk mencapai kemandirian finansial di masa mendatang,” tuturnya.
Kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai hubungan antara risiko dan keuntungan investasi, serta cara mengenali investasi ilegal yang kerap menyasar kalangan muda. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab sejak usia sekolah.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dalam mengikuti materi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pengelolaan keuangan serta investasi. Edukasi ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa untuk menabung, menyusun perencanaan keuangan, dan mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Pamulang berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas finansial, mandiri, serta mampu menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat literasi keuangan di kalangan pelajar Indonesia.[]
Penyusun:
1. Ardi Satya Nugraha
2. Debry Istana
3. Eka Pitriyasari